KANKER PAYUDARA : Apa Gejala dan Pencegahan Dininya?

BELAKANGAN penyakit kanker payudara yang tergolong sebagai penyakit yang berisiko kematian tinggi di dunia tak hanya menyerang wanita dewasa saja tapi juga menyerang kalangan remaja. Salah satunya yang sekarang sudah dinyatakan sembuh benar yakni penyanyi jazz muda, Andien. Beberapa waktu lalu ia harus menjalani operasi payudara sekaligus operasi amandel juga.




Atau juga seperti penyanyi muda luar negeri, Anastacia. Selama sebulan penuh ia juga harus menjalani terapi setelah sebelumnya menjalani operasi. Kendati demikian, dengan semangat tinggi didukung orang-orang terdekat, akhirnya Anastacia bisa kembali menjalani kariernya.

Tapi apa itu kanker payudara? Bagi semua wanita, tentu saja penyakit yang satu ini wajib untuk diketahui. Kanker payudara adalah sebuah jaringan asing, yang tumbuh di kelenjar susu yang terus membesar dan akhirnya merusak jaringan sehat di sekitarnya.

Banyak wanita yang takut penyakit kanker payudara, soalnya ini merupakan penyakit kedua paling banyak menyerang cewek setelah kanker rahim. Menjadi penyebab kematian kedua terbesar juga. Tapi banyak dari orang yang terkena tak menyadari awal mula penyakit ini, tahu-tahu baru merasakannya saat sudah parah.

Pepatah menyebutkan lebih baik mencegah daripada mengobati, memang benar. Apa saja gejala awal kanker payudara yang harus diketahui semua kalangan remaja? Berikut beberapa di antaranya;

Waspadai bila ada benjolan 'asing' di payudara. Benjolan itu tak punya batas dan tak sakit ketika disentuh. Jadi jangan karena tak merasa sakit, lalu benjolan tersebut dibiarkan tumbuh begitu saja. Ada baiknya kamu-kamu langsung memeriksakan diri ke dokter terdekat.

Bila habis mandi atau ada kesempatan, periksa bentuk payurada yang kamu miliki. Apakah bentuknya sama antara kiri dan kanan? Jika tidak sama, cari tahu kenapa, juga dengan mengunjungi ahlinya.

Kamu-kamu juga harus menjawab pertanyaan tentang akankah putting susu tertarik ke dalam? Payudara bengkak, memerah, menghitam atau mengerut? Apakah payudara kamu terasa gatal atau perih? Cara lain yang cukup ampuh yakni dengan mengangkat kedua tangan ke atas. Bila payudara tidak tertarik bersamaan, maka kamu-kamu perlu mewaspadainya.

Lalu, siapa saja yang bakal diserangnya? Tentu saja semua wanita yang sudah mengalami mestruasi mempunyai kemungkinan untuk mendapat penyakit ini. Hanya saja bagi mereka yang menjaga kesehatan badanya dan rutin memeriksakan diri ke dokter, kemungkinan ini akan minim sekali.

Namun dari data statistik, yang risiko terkena kanker lebih besar dari cewek lainnya adalah mereka yang gemar sekali makan junk food atau makanan berlemak lainnya secara berlebihan. Mereka yang kegemukan juga punya risiko tinggi.

Meski bukan penyakit turunan, akan tetapi risiko terkena kanker buat yang keluarganya punya catatan sebagai penderita kanker payudara kemungkinan juga akan menurun pada anaknya. Tentu saja kemungkinannya sangat minim sekali. Polusi yang tinggi seperti di kota besar Jakarta juga sangat berpengaruh

Tapi kanker payudara juga bisa langsung dicegah. Caranya dengan rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri (sadari) satu bulan sekali. Sadari ini dilakukan 7 hari setelah menstruasi, karena hormon yang aktif menjelang mens bisa membuat payudara penuh benjolan, sekecil apapun benjolan itu. Tapi nggak usah angsun panik karena ini belum tentu kanker. Mungkin saja tumor jinak atau kista yang berisi air.

Untuk itu mulai dari sekarang juga mulailah menerapkan gaya hidup sehar dengan banyak makan sayuran dan berolahraga.

Kalaupun sudah divonis menderita penyakit ini jangan buru-buru panik. Dokter ahli yang akan menentukan pengobatan kamu dengan penanganan berdasarkan tingkat penyakit tersebut. Namun yang terbaru obat suntik bernama Herceptin dinyatakan mampu untuk merangsang tubuh membentuk antibody melawan sel kanker.


EmoticonEmoticon